Listrik Mati Sabotase


Peristiwa mati listrik secara massal yang terjadi Minggu (4/8) kemarin, mengundang berbagai pertanyaan terkait apa penyebabnya. Seiring dengan itu, muncul hoax kalau kejadian tersebut merupakan sabotase PLN.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan, beredar informasi di media sosial dengan narasi bahwa mati lampu atau pemadaman listrik massal karena disabotase oleh pihak PLN.
Dikutip dari situs Kementerian Kominfo, Senin (5/8/2019), faktanya setelah ditelusuri, Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani membantah padamnya listrik di Pulau Jawa sejak kiranya pukul 12.00 disebabkan oleh faktor politis maupun sabotase dari pihak tertentu.
"Kami tidak melihat ini adanya satu hal yang sifatnya politis atau sabotase. Tidak," kata Sripeni seperti ditulis oleh Kominfo.
Temuan hoax ini pun langsung dicap oleh Kominfo dengan label "Disinformasi" sebagai penanda bahwa informasi yang dimaksud merupakan tidak benar. Sebagai informasi, akhir pekan kemarin masyarakat DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah, dihebohkan dengan adanya pemadaman listrik massal. Berdasarkan rilis resmi dari PT PLN (Persero), hal ini disinyalir terjadi karena adanya gangguan transmisi di Ungaran dan Pemalang sebesar 500 kV.
Akibatnya, berbagai aktivitas masyarakat pun terganggu, mulai dari layanan telekomunikasi hingga layanan transportasi publik.
Adapun saat ini Polri berkoordinasi dengan PLN pusat untuk menyelidiki penyebab terputusnya daya listrik tersebut.(lin/lim)