Mati Diterkam Hewan Buas


Beberapa hari lalu 12 rusa tutul di taman Wisata Coban Jahe mati secara misterius, dan dua lainnya hilang. Informasi tentang matinya rusa ini sempat menjadi viral. Banyak komentar diberikan warga. Ada yang menuliskan, rusa mati karena serangan binatang buas, tapi tak sedikit yang mengatakan rusa mati karena dibunuh oleh mahluk jadi-jadian.
Apalagi, matinya hewan secara misterius ini bukan kali pertama terjadi di Kabupaten Malang. Beberapa tahun sebelumnya, peristiwa yang sama juga terjadi. Yaitu di wilayah Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Dimana banyak hewan ternak milik warga ditemukan mati secara misterius. Bahkan sampai saat ini, matinya hewan ternak warga tersebut tak diketahui sebabnya.
Begitu juga rusa-rusa yang ada di tempat wisata Coban Jahe, banyak warga beranggapan jika rusa-rusa itu mati karena dibunuh oleh mahluk jadi-jadian.
Tapi anggapan warga itu seketika dimentahkan oleh Kapolsek Jabung, AKP Samsul Arifin. Kepada Malang Post, Samsul memastikan jika rusa milik Perhutani itu mati akibat serangan binatang buas.Keyakinan bahwa rusa mati karena seranggan binatang buas, merujuk dari hasil olah TKP yang dilakukan anggota Polsek Jabunh, bersama RPH (Resort Pemangku Hutan) Sukopuro, selaku pemilk wilayah.
"Dari hasil olah TKP kami menemukan jejak kaki binatang buas. Termasuk bekas gigitan dan cakaran di tubuh rusa, sangat tidak mungkin itu dilakukan manusia," katanya.
Tak hanya itu, keterangan saksi ahli pun menyatakan bahwa rusa-rusa itu mati karena kehabisan darah akibat gigitan binatang buas."Dokter hewan yang kami datangkan sudah melakukan pemeriksaan terhadap 12 tubuh rusa yang mati. Menyatakan, rusa ini mati karena kehabisan darah akibat gigitan binatang buas," ungkapnya.
Memang Samsul sendiri tak menyebutkan jenis binatang buas yang menyerang kelompok rusa tutul ini. Tapi yang jelas menurut dia, dari bekas gigitan di tubuh rusa, binatang buas yang menyerang memiliki taring panjang dan tajam, serta memiliki kuku yang panjang.
"Jadi kami pastikan lagi, bahwa kematian rusa itu bukan karena mahluk jadi-jadian, tapi karena serangan binatang buas," katanya. Samsul juga mengimbau kepada warga agar tak mempercayai isu-isu yang menyesatkan, dan meresahkan. (ira/lim)

Berita Lainnya :