Meninggal dengan Panca Indera Mengeluarkan Darah

 
Broadcast yang menginformasikan meninggalnya seorang dengan kelima panca indera mengeluarkan darah akibat konsumsi mie instan membuat masyarakat resah. Bahkan delam pesan yang tersebar tersebut menjelaskan jika mie instan mengandung "Arsenic Pentoxide" atau racun berbahaya.
Namun hal tersebut dibantah oleh ahli gizi, Ayu Bulan Febry K.D S.Km M.M yang menyatakan jika broadcast yang menginformasikan tentang adanya kandungan arsenic pentoxide pada mie instan adalah hoax. 
"Tidak benar jika ada arsenic pentoxide dalam kandungan mie instan. Sederhananya, jika dinalar tidak ada produsen yang menaruh racun dalam produknya," ujar Febry kepada Malang Post.
Ia menjelaskan, sebuah produk yang telah beredar luas di pasaran sudah ada ijin BPOM. Itu artinya produk tersebut sudah aman dikonsumsi dan tak ada kandungan arsenic. 
"Apalagi jika disebutkan mengkonsumsi mie instan akan membuat seorang meninggal dengan mengeluarkan darah dari lima panca inderanya. Itu jelas tidak benar," tegas Kepala Instalasi PKRS RS Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang ini.
Febry menambahkan, bisa jadi seroang yang meninggal memang sengaja ada yang menaruh racun arsenic dalam makanan dan minumnya. Atau, lanjut dia karena orang tersebut memiliki komplikasi penyakit tertentu seperti serangan jantung. 
"Tapi ini perlu dibuktikan dengan pemeriksaan dokter. Sehingga tidak boleh berasumsi sendiri tanpa ada data-data dari hasil pemeriksaan. Bahkan berani menyebarkan di media sosial," paparnya.
Tetapi, diungkapakan oleh Pengurus Organisasi Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Malang Raya ini, bahwa dalam mie instan biasanya ada zat pengawet. Menurutnya, hal itu perlu diwaspadai karena bisa menyebabkan gangguan kesehatan jika sering mengonsumsinya. "Tapi efek sampingnya dalam jangka waktu panjang bukan sekejab," pungkasnya. (eri/jon)

Berita Lainnya :