Tak Ada Bom di Graha Kencana


 
Kejadian rentetan ledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo pada hari Minggu dan Senin kemarin, memang membuat masyarakat resah. Tak terkecuali masyarakat di Malang Raya, yang berharap supaya aksi teror tidak sampai merembet ke Malang. Di balik keresahan warga ini, justru ada oknum yang tidak bertanggungjawab dengan menyebar berita bohong atau hoax.
Berita bohong yang masih belum diketahui asal-usulnya tersebut, tersebar di beberapa grup WhatsApp (WA) masyarakat sejak Minggu lalu. Isinya berupa foto tentang kegiatan petugas gabungan Polri dan TNI-AD yang sedang melakukan razia di jalan raya. Pada foto tersebut, diberi penjelasan ada enam bom ditemukan di Graha Kencana Karanglo Malang.
“Baru dapat info ini, daa yang baik-baik ya semoga Malang gak ada apa-apa,” pesan yang tertulis dalam info tersebut. Dipertegas pula bahwa penemuan bom tersebut, persis di depan Adiputro.
Terkait dengan kabar tersebut, masyarakat ada yang percaya dan ada juga yang tidak. Mereka yang tidak percaya, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Informasi penemuan bom di depan Graha Kencana Karanglo itu, adalah hoax.
Kapolres Malang Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, ketika dikonfirmasi juga menegaskan bahwa informasi itu tidak benar. Sama sekali tidak ada penemuan bom di lokasi Graha Kencana Karanglo tersebut. Informasi tersebut adalah bohon atau hoax, yang dibuat oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
“Tidak ada penemuan bom. Informasi itu hoax, dan saya minta masyarakat untuk terpancing dengan kabar yang tidak jelas kebenarannya,” ungkap Ujung.
Ia menegaskan, bahwa foto kegiatan petugas gabungan Polri dan TNI-AD tersebut memang benar ada. Kegiatan tersebut adalah razia gabungan untuk memeriksa kendaraan yang masuk ke wilayah Malang Kota.
“Kalau foto kegiatan razia itu memang ada, dan yang melakukan razia adalah petugas gabungan dari Kota Malang. Kalau informasi penemuan bom, itu yang tidak benar,” jelasnya.(agp/jon)

Berita Lainnya :