Tak Ada Instruksi Tempat Perbelanjaan

Malang Post, Peristiwa peledakan bom yang terjadi di Kota Surabaya dan Sidoarjo membawa duka masyarakat Indonesia. Peristiwa memilukan yang memakan korban jiwa hingga luka tersebut memicu ketakutan di masyarakat dan sosial media.
Tak hanya itu, broadcast tentang himbauan untuk tidak mendatangi beberapa pusat perbelanjaan dengan mengatasnamakan BIN dan Polri juga banyak bersebaran. Sehingga informasi tersebut malah membuat rasa ketakutan berlebih.
Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto S.Ik M.Si mengatakan informasi tentang pelarangan masyarakat untuk ke tempat-tempat perbelanjaan modern tersebut adalah hoax.
"Pihak Kepolisian tidak pernah melakukan pelarangan kepada masyarakat untuk pergi ke tempat perbelanjaan modern seperti dalam broadcast tersebut," ujar Budi Hermanto kepada Malang Post.
Ia menjelaskan lebih lanjut, bahwa pihaknya juga tidak pernah menyatakan atau memberikan statement kepada masyarakat untuk melarang kegiatan beribadah.
"Saya harap masyarakat tidak mudah terpancing dengan broadcast atau informasi yang tidak jelas sumbernya. Hal tersebut malah akan menjadi teror baru," bebernya.
Ia menghimbau, agar tidak membagikan informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Salah satunya seperti pelarangan ke tempat perbelanjaan modern dengan mengatasnamakan BIN dan Polri. "Saya tegaskan jika informasi yang disebarkan di media sosial tersebut tidak benar atau hoax," pungkasnya. (eri/jon)

Berita Lainnya :