Koono Gelato Tes Pasar Malang

 
MALANG - Sebelum melakukan grand opening yang diprediksi tanggal 20 Mei 2018 mendatang, Koono Gelato mengadakan tes pasar. Minggu (6/5), mereka mengundang mitra dan para awak media untuk melakukan tes pasar, produk mereka di Kota Malang. 
Owner Koono Gelato Yessyca mengatakan, ia terpikir membuka gerai gelato untuk semakin mewarnai dunia kuliner Kota Malang.
"Untuk kuliner mancanegara, di Malang masih jarang. Saya ingin mengembangkan kuliner di Malang melalui gelato. Selain itu, masyarakat bisa lebih mengenal perbedaan antara gelato dan es krim," ujarnya kepada Malang Post. 
Gerai yang bakal dibuka di kawasan Jalan Bromo Kota Malang tersebut menyajikan sajian gelato yang berbeda. Mereka mendatangkan langsung seorang chef dari Italia, yakni Giacomo Schavion yang juga memiliki toko gelato terkenal di Italia.
"Hal ini supaya cita rasa gelato yang asli benar-benar terasa. Untuk menyediakan berbagai rasa, kami menggunakan buah asli, bukan perisa atau essence," terangnya. 
Selain itu, gerai tersebut juga menggunakan sistem open kitchen. Jadi, para pelanggan yang datang bisa melihat langsung proses pembuatan gelato. Nantinya, akan ada 34 rasa gelato yang akan disajikan secara bergantian. 
Pada tes pasar kali ini, pihaknya menyediakan 16 rasa. Mulai dari Hazelnut, Pisang Cokelat Keju, Oreo, Pistachio, Casava and Cheese (tape dan keju), Thai Tea, Strawberry Milk, Creamy Peanut (Selai Kacang), Ricotta with Fruit Candy,  Dragon Lemon, Rocky Roat, Chocolate Cashe, Matcha dan Cappucino. 
"Kami juga menyediakan rasa khas Indonesia, yakni es teler dan klepon. Ini untuk menggabungkan antara cita rasa gelato dengan cita rasa khas lidah orang Indonesia," papar dia.
Nantinya, perempuan cantik ini menyebutkan, akan ada cita rasa khas Indonesia lainnya yang akan segera meluncur. Seperti rujak gobet, cendol, tape ketan hitam dan banyak lagi.
Yessyca melanjutkan, pihaknya membidik seluruh kalangan pasar untuk gelatonya. Gelato tersebut juga aman untuk anak-anak karena bebas bahan pengawet.
"Apalagi, bahannya juga dibuat dari buah segar dan pembuatannya menggunakan kalkulasi yang cermat sehingga hasilnya lembut. Untuk penyimpanan, kami juga jaga betul supaya tidak merubah tekstur," papar dia. 
Ketika pembukaan nanti, pihaknya menargetkan ada sekitar 1.000 orang yang bisa mendatangi gerainya tersebut setiap hari.
"Kami optimis, karena tempat kami dekat dengan lingkungan sekolah juga," beber dia. 
Dia menambahkan, pada pembukaan nanti, pihaknya akan memberikan porsi gratis selama dua hari.
"Cukup follow instagram kami dan juga share melalui instagram story. Selama dua hari, free flow for everyone. Ini juga merupakan upaya kami supaya masyarakat Malang tahu rasa gelato yang benar-benar asli," tandasnya.(tea/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :