Tiga Konsep di Satu Kafe


MALANG - Java Dancer Coffee, salah satu tempat ngopi yang menawarkan tiga konsep sekaligus dalam satu ruangan. Yakni Jawa, modern dan kolonial. Keunikan suasana yang ditawarkan membuat kafe ini selalu ramai pengunjung. Terlebih lokasinya strategis berada di tengah kota.
HRD Java Dancer Coffee, Risaika Febi Yoka mengatakan banyak pengunjung yang menilai bahwa tempat tersebut sebagai ikon Kota Makang. Sebab makanan dan minumannya berciri khas Jawa.
"Jamuan utama kami kopi Arabika dan Robusta, yang didatangkan langsung dari Sumatera dan Flores," ujar Yoka, sapaan akrab Risaika Febi Yoka.
Dua jenis kopi tersebut disajikan secara berbeda. Arabika memiliki banyak varian sesuai keinginan pelanggan. Sementara Robusta hanya tersedia dua pilihan yakni Kopi Luwak dan Jawa Robustan, jenis ini banyak diminati pecinta kopi asli lantaran rasa kopinya lebih kental.
Tak lengkap rasanya bisa minum kopi tanpa makanan penunjang. Karena itulah Java Dancer Coffee  menyediakan menu andalan Western Food. Namun ada juga menu terbaru Rendang, Nasi Opor, Tahu Gejrot dan sub ikan yang patut dicoba.
"Kami juga menyediakan menu khas Jawa, Es Dawet yang bisa dinikmati dengan harga relatif murah, sehingga semua kalangan bisa menjangkau menu-menu Java Dancer Coffee," tandasnya.
Java Dancer Coffee membidik customer dari kalangan menengah ke atas tentu dengan kualitas yang mampu bersaing dengan cafe sejenis lainnya. Namun jangan khawatir, bagi pengunjung dengan budget terbatas, cafe ini memiliki brand lain Ngabegan yang menawarkan harga lebih terjangkau. (mg2/van)

Berita Terkait