Khutbah Ramadan Nabi Muhammad SAW

Oleh : Akhmad Fakhrur Rouzi
Guru Pendidikan Agama Islam SMP ‘Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang

“Wahai manusia! Sesungguhnya telah datang kepada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam yang utama. Jam demi jamnya adalah jam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu merupakan ibadah, amal-amalmu diterima dan do’a-do’amu dikabulkan. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan puasa dan membaca kitab-Nya (Al-Qur’an)”.
Rangkaian kalimat yang indah di atas adalah sekelumit dari khutbah Nabi Muhammad tentang keutamaan bulan Ramadan. Harusnya khutbah Nabi Muhammad tersebut bisa menjadi pelecut semangat kita dalam menjalani “lagi” bulan Ramadan tahun ini.

Tarawih Sepanjang Tahun

Oleh : Husnun N Djuraid
Wartawan Senior Malang Post, Pendidik di UMM


Ketika Ramadan sudah sampai pertengahan, para jamaah salat Tarawih semakin maju. Dari empat shaf menjadi tiga atau bahkan cuma dua shaf. Jamaah salat Tarawih mulai berkurang.  Yang terjadi adalah seleksi iman, mereka yang imannya kuat masih tetap bertahan sampai akhir. Itulah tujuan tertinggi orang beriman, menjadi orang bertakwa. Orang punya kedudukan mulia di sisi Allah. Siapa tidak suka berada di sisi Allah. Berada di sisi Pak Wali Kota saja senangnya bukan main. Kamera pun disiapkan. Jeprat-jepret. Foto pun diunggah di semua media sosial.