Akhirnya Bertemu Anak Gimbal


Selama di kawasn Dieng, Jawa Tengah, Nova juga mempelajari soal asal usul anak gimbal yang selama ini menjadi ciri khas. Anak gimbal merupakan anak asli Dieng yang menurut kepercayaan adalah titisan dari leluhur. Uniknya, tidak semua anak di Dieng itu gimbal.
"Jadi, hanya anak-anak terpilih dan beruntung. Umumnya, ketika bayi, anak tersebut sempat panas tinggi. Kemudian, muncul rambut gimbal dan seketika langsung sembuh," terang Nova.
Lebih lanjut, Nova menceritakan, jika anak gimbal tersebut tak menginginkan rambutnya untuk dipotong, percaya tidak percaya, rambut gimbal tersebut tidak akan hilang. "Justru anak tersebut akan sakit dan gimbalnya tumbuh lagi," kata dia.
Sehingga, ketika mau memotong rambut, menunggu sang anak memiliki keinginan dengan sendirinya. "Ketika potong rambut, sang anak tentunya memiliki keinginan dan harus dituruti. Jika tidak, rambut anak tersebut tidak bisa dipotong," kata Nova.
Ketika hari terakhir disana, Nova mendapatkan ksempatan untuk mendatangi prosesi ritual potong rambut di hari terkhir liburannya. "Saat itu, orang yang paling tua berusia 38 tahun,” ungkap dia.
Keinginannya pun beragam. Mulai dari meminta ice cream hingga sepeda. "Bahkan, ada yang meminta bibit ikan lele satu kolam. Namun, ia ingin bibit itu diberikan ke tetangganya yang tidak mampu," papar dia.
Oleh karena itu, kehadiran anak gimbal disana justru menjadi sebuah simbol kesejahteraan bagi warga Dieng.
"Disana, selama tiga hari penuh benar-benar belajar budaya. Saya senang sekali bisa bertemu dengan anak-anak gimbal," kata dia.
Nova menambahkan, pada kawasan Dieng, ada sendratari yang pemeran utamanya adalah anak gimbal pertama yang ada di Dieng.
"Orangnya masih hidup. Sendratarinya sangat bagus, menarik sekali,' papar dia.
Dengan mempelajari budaya yang ada disana, membuat Nova ketagihan.Tak menutup kemungkinan, ia akan datang kesana lagi. "Saya memang suka dengan hal-hal berbau budaya. Jadi ketika liburan, harus tau sejarah dan budaya yang ada di tempat tersebut.sayang banget rasanya, negara kita kaya akan budaya, sayang banget kalau dilewatkan begitu saja,' tandas dia.(tea/oci)

Berita Lainnya :