Bisa Belajar dan Menikmati Kopi Langsung dari Petani


PRECET FOREST PARK tidak hanya sekadar wisata alam yang menyuguhkan pemandangan alam dengan udara sejuk. Destinasi wisata yang mulai dikembangkan sejak tahun 2017 ini, juga menjadi tempat edukasi bagi pengunjung, terutama untuk anak-anak.
Dimana pengunjung dan anak-anak, bisa belajar cara bercocok tanam kopi langsung kepada petani. Pasalnya di sekitar tempat wisata, banyak ribuan pohon kopi. Kebun kopi tersebut dikelola oleh kelompok petani Lembaga Kemitraan Desa Pengelola Hutan (LKDPH) Wana Lestari Desa Sumbersuko.
Total ada sekitar 136 hektare lebih, kebun kopi yang ada di sekeliling wisata Precet Forest Park. Jenis kopinya adalah kopi gayo yang merupakan varietas Arabika. "Kebun kopi ini mulai ada sejak tahun 2015. Ada 400 petani yang mengelola kebun kopi," ujar Sutrisno, Ketua LKDPH Wana Lestari Desa Sumbersuko.
Selain belajar cara bercocok tanam kopi langsung kepada petani, wisatawan yang datang juga bisa menikmati hasil produksi kopi langsung dari petani. Di sebelah timur dekat lapangan, ada sebuah rumah yang disulap layaknya kedai coffee.
Di tempat ini, pengunjung bisa memesan kopi jenis Arabika yang dikelola secara alamiah. Bahkan, sebelum diseduh menjadi minuman kopi, pengunjung bisa melihat proses penggilingan kopi yang dilakukan dengan cara manual.
"Minuman kopi yang kami suguhkan kepada pengunjung, murni tanpa campuran. Karena biji kopi kami giling menjadi bubuk, langsung secara manual di hadapan pengunjung yang memesan," urainya.
Rasa dan aroma kopi pun, bisa dibayangkan nikmatnya. Meskipun tanpa campuran gula, namun rasanya tidak akan pahit. Karena biji kopi yang disuguhkan kepada para pengunjung di wisata Precet Forest Park ini, merupakan biji pilihan.
"Selain menyediakan minuman kopi, kami juga menjual biji kopi ketika pengunjung untuk membeli. Sehingga bisa menjadi oleh-oleh seusai berwisata di Precet Forest Park ini," pungkasnya.(agp/lim)

Berita Lainnya :