Gili Trawangan, Destinasi Berjuta Sensasi


 
MATAHARI hampir tenggelam di Pulau Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ribuan turis domestik dan mancanegara memenuhi pantai sisi barat pulau.
Keindahannya benar-benar memukau untuk semua wisatawan yang datang. Tidak terkecuali Kabag Humas Universitas Brawijaya (UB), Pranatalia Pragtami. Dia menyempatkan datang ke Gili Trawangan yang memiliki pemandangan paling indah.
Ia bahkan sempat mencoba untuk berjalan kaki dan mengambil objek foto di beberapa lokasi yang dilihatnya asri. Banyak wisatawan yang mengaku, hal yang disuka di Gili Trawangan adalah suasana tenang. 
“Pantai-pantainya juga bagus,” kata Lia, sapaannya.
Meskipun tiap tahun jumlah turis ke Gili Trawangan terus bertambah, pulau di bagian utara NTB ini memang tetap relatif lebih tenang. Salah satunya karena larangan untuk menggunakan kendaraan bermotor di pulau seluas 340 hektar itu.
Gili Trawangan merupakan pulau terbesar dari gugusan tiga pulau di sisi barat laut Pulau Lombok. Dua pulau lain adalah Gili Air dan Gili Meno. Ketiganya berada di Desa Gili Indah.
Selain sebagai tujuan utama, Gili Trawangan juga menjadi pintu masuk utama bagi tiga pulau tersebut. Meskipun menjadi pulau paling sibuk dan ramai, tidak ada satu pun kendaraan bermotor di Gili Trawangan.
Tidak jelas sejak kapan mulai ada larangan bagi warga dan turis untuk menggunakan kendaraan bermotor di Gili Trawangan. Kendati saat ini telah menjadi magnet utama pariwisata NTB, warga tetap mempertahankan larangan penggunaan kendaraan bermotor.
“Saya menyempatkan jalan-jalan di pantai ataupun jalanannya yang masih sejuk,” pungkasnya. (sin/mar)

Berita Lainnya :