Jalan-jalan Singapura lewat Program Akademik


 
EXPLORE Singapura bersama teman-teman menjadi pengalaman menyenangkan bagi wartawan Malang Post Sharfina Mahdiya Anisah. Akhir tahun lalu, Fina, panggilan akrabnya berksempatan menikmati salah satu negara maju di ASIA itu dalam program pertukaran pelajar. Melihat Negara bersimbol Patung Singa tak terbayangkan sebelumnya bagi Fina. Berkat kerja sama yang dijalin kampusnya, Polinema, ia bisa menginjakkan kaki di sana bersama dengan Meilinda Ika Zuliyati, rekannya, dan 18 teman-teman kuliahnya. Perjalanan keluar negeri ini menjadi pengalaman pertama bagi Sharfina, sekaligus juga menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Berikut keseruan kisahnya!
Setelah tiba di Singapura, sebelum berjalan-jalan, kami terlebih dahulu singgah di Campus Height Republic Polytechnic of Singapore, tempat stay kami selama di Singapura selama satu bulan. Setelah cukup beristirahat, maka kami memutuskan untuk melakukan eksplorasi objek wisata di pusat kota dengan melakukan perjalanan dengan MRT, kereta express di Singapura.
Selepas turun di stasiun MRT di pusat kota, maka kami memutuskan untuk berjalan kaki menuju ke Marina Bay Sands, salah satu ikon dan objek wisata yang dimiliki oleh Singapura. Sebelumnya tidak lupa kami mampir terlebih dahulu ke Marlion Park, patung Singa khas Singapura.
“Di sekitar pusat kota Singapura terdapat objek wisata yang berdekatan, yaitu Marlion Park, Marina Barage dan Marina Bay Sands. Saat itu, kami berangkat sore, dan tiba di Merlion Park sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah berfoto, kami memutuskan untuk berjalan kaki menuju Marina Bay Sands,” ujar Meilinda. 
 
Marina Bay Sands
Sebelum menuju Marina Bay Sands, terlebih dahulu kami melewati jembatan penghubung menuju Marina Bay Sands. Karena sudah menjelang petang, maka dinyalakannya lampu warna-warni jembatan yang membuat kami terpesona. Selain karena lampu warna-warni nya sangat indah, pantulan cahaya dari jembatan yang dipantulkan di teluk Marina sangat indah sehingga kami langsung melakukan foto sana-sini dengan ceria. 
Marina Bay Sands adalah sebuah objek wisata yang terdiri dari pusat hiburan dan resort terpadu yang dibuka sejak 2010. Penampilan visual bangunan Marina Bay Sands sangat unik, dengan 3 gedung utama yang dihubungkan dengan bangunan berbentuk kapal di atasnya. Di Marina Bay Sands, kami berjalan-jalan menelusuri setiap sisi dari Marina Bay Sands. Pada saat itu, kami sangat penasaran terhadap atap rooftop Marina Bay Sands, tetapi karena harus membayar sebanyak 25 dolar, maka kami mengurungkan niat kami untuk ke sana dan memutuskan untuk berjalan-jalan memutari Marina Bay Sands dan hanya bisa berfoto dari jauh saja. 
 
Pertunjukan Air Mancur di Malam Hari 
Salah satu teman Singapore kami, Herwan, merekomendasikan kami untuk menonton pertunjukan air mancur di depan teluk Marina. Saat itu, karena waktu sudah menunjukkan waktu 18.30 WIB waktu setempat, sedangkan pertunjukan dimulai pada pukul 19.00 WIB, maka kami harus berjalan cepat untuk bisa menikmati pertunjukan. Ketika kami sampai di depan teluk Marina, tempat sudah dipenuhi oleh pengunjung yang lain, dan seketika kami bergegas mencari tempat duduk. 
Tepat pada pukul 19.00 WIB waktu setempat, pertunjukan dimulai. Kami langsung terpesona dengan keindahan pertunjukan teater air mancur ini, dan pertunjukan semakin indah dengan dilatarbelakangi oleh teluk Marina. Banyak dari kami yang berfoto ria dan juga merekam pertunjukan dalam bentuk video. 30 menit kemudian, pertunjukan usai. Tidak rela rasanya pertunjukan air mancur ini berakhir. Setelah pertunjukan air mancur tersebut, kami langsung melakukan perjalanan pulang dengan MRT kembali ke kampus untuk beristirahat. 
 
Belanja oleh-oleh di Bugis dan Musthafa
Pada hari berikutnya, kami memutuskan untuk berbelanja di Bugis dan Musthafa. Di Bugis, kami mencari berbagai pernik-pernik khas Singapura, seperti kaos, gantungan kunci, dan tas. Setelah puas berbelanja di Bugis, kami melanjutkan perjalanan ke Musthafa untuk berbelanja cokelat.
Karena letaknya yang cukup jauh, di kawasan Little India, maka kami melanjutkan perjalanan dengan MRT dan kemudian berjalan kaki ke Musthafa. Di Musthafa, kami berbelanja sebanyak mungkin cokelat yang kami jejalkan ke keranjang belanja kami. Karena rasa cokelat nya yang khas, akhirnya saya memutuskan untuk membeli banyak cokelat. Lumayan, untuk oleh-oleh!  (mg4/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :