Naik Gunung Pake Motor, Siapa Takut?


ADA empat jalur, yang bisa dilalui wisatawan menuju Gunung Bromo. Bagi warga asli Malang atau wisatawan lokal, mungkin jalan yang dilalui adalah melewati Kecamatan Tumpang dan Poncokusumo.
Untuk wisawatan yang datang dengan rombongan, bisa menggunakan jasa kendaraan Jeep yang tersedia. Namun, ketika hanya dengan keluarga kecil dan mencari sensasi, bisa dengan naik motor. Tentunya motor yang digunakan bukan matic. Seperti By Yohandoko, datang ke Gunung Bromo dengan menggunakan motor. Alasannya selain berhemat, juga ingin mencoba tantangan. Sekaligus menikmati pemandangan kiri-kanan perbukitan saat menuju ke Gunung Bromo.
"Kalau naik motor ke Gunung Bromo takut mogok, gak usah khawatir. Karena ternyata di tempat ini ada jasa tukang ojek yang siap mengantarkan," ucap By Yohandoko.
Sementara empat jalur yang dapat dilalui, adalah via Malang. Dari Kota Malang harus menuju ke Kecamatan Tumpang. Kemudian akan melanjutkan perjalanan ke Desa Gubuk Klakah dan akan bertemu dengan jalur yang sama dengan Kabupaten Lumajang, yaitu kawasan Jemplang. Dari sini langsung melanjutkan perjalanan ke Padang Savana Gunung Bromo.
Lalu rute Limajang melewati jalur Kabupaten Lumajang. Dari Kota Lumajang menuju ke Kecamatan Senduro. Setelah sampai, lanjutkan lagi perjalanan menuju Desa Ranu Pane. Saat melewati kawasan Jemplang untuk menuju Gunung Bromo, akan disuguhi pemandangan perbukitan yang indah.
Ketiga, melalui Pasuruan. Wisatawan bisa start dari kota Pasuruan menuju ke Kecamatan Wonorejo. Sesampai di Wonorejo, lanjutkan perjalanan sampai dengan Kecamatan Tosari, dan Desa Wonokitri, sebelum akhirnya menuju ke Penanjakan Gunung Bromo.
Terakhir melalui Probolinggo. Jalur ini  merupakan rute favorit para wisatawan. Karena wisatawan akan melewati jalan dengan pemandangan indah selama perjalanan. Dari kota Surabaya, ke Kabupaten Pasuruan akan melewati jalan pantura sampai masuk ke Kabupaten Probolinggo. Kemudian, jalan terus melintasi beberapa kecamatan hingga sampai di pintu utama masuk dalam kawasan wisata Gunung Bromo.
"Pokoknya datang ke tempat wisata Gunung Bromo ini tidak akan menyesal. Sebelum berangkat memang ada rasa takut, namun setelahnya akan merasa ketagihan," terangnya.
"Belum lagi kita bisa berfoto dengan keluarga dan anak-anak dengan nuansa keindahan yang sangat bagus," sambungnya sembari mengatakan anaknya yang berusia tiga tahun merengek minta kembali ke Gunung Bromo. (agp/oci)