OYOT Tawarkan Kesejukan Alam


MALANG POST - Sebentar lagi liburan sekolah akan datang, tentu wisatawan sudah mulai mencari obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Selain menarik dan segar suasananya, tentu wisatawan mencari obyek wisata baru yang belum pernah mereka kunjungi.
Jangan khawatir, karena di Kota Batu, banyak wisata baru yang bisa menjadi alternatif kunjungan saat liburan tiba nanti. Lebih menarik lagi obyek wisata alternatif ini semuanya mengedepankan wisata alam.
Tidak hanya menarik, datang ke tempat ini tidak perlu mengeruk kantong dalam-dalam, karena murah. Beragam obyek wisata baru bernuansa alam telah hadir di Kota Batu. Seperti Oyot dan Coban Putri,
Untuk mencapai obyek wisata ini pun sangat mudah. Medan yang mudah terjangkau membuat wisatawan bisa mencapai tempat ini dengan menggunakan angkutan umum atau pun kendaraan pribadi.

‘’Makanannya rasanya enak, banyak wahana permainan, udaranya segar dengan pemandangan indah khas pegunungan. Itulah komentar yang dilontarkan oleh Yayuk Danarwati, salah seorang pengunjung obyek wisata Oyot. Hari itu, ia datang bersama dengan rombongan teman-temannya. Kebetulan ia mendapatkan jatah arisan.
“Sempat bingung mencari tempat, disarankan salah seorang teman di Oyot saja. Sempat bingung Oyot itu obyek wisata apa? Masak wisata akar, karena kalau bahasa Jawa kan Oyot itu akar,” ujarnya tersenyum. Setelah mendapatkan arahan temannya ini, akhirnya Yayuk memilih tempat itu setelah melakukan survei. “Menyenangkan,” ujarnya singkat.
Oyot sebenarnya adalah singkatan dari Obyek Wisata Coban Talun. Obyek wisata ini hadir bulan Desember tahun 2017. Di tempat ini, pengunjung bisa bermain ATV Trail, berfoto selfie di Dam Cinta, Kolam Pancing, Warung Oyot, Berkuda, Gasebo, Kolam Perahu Bebek dan Play Ground.
Cukup mudah mencapai lokasi ini. Dari Alun-Alun Kota Batu, wisatawan bisa menggunakan sarana angkutan publik, mobil penumpang umum jurusan Selecta. Lokasi obyek wisata ini setelah obyek wisata Selecta atau berjarak kurang lebih 1 kilometer dari Selecta,
Obyek wisata ini berada di kawasan Wana Wisata Coban Talun, Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji. Obyek wisata ini dikelola oleh warga RW 15 Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji. Wisata ini mengedepankan keindahan, kesejukan udara dan kealamian hutan. "Kita masih terus berbenah, meskipun sarana prasarana wisata sudah cukup memberikan hiburan untuk pengunjung," ujar Supriyanto alias Doyok, pengelola obyek wisata Oyot.
Dilahan seluas 1,5 hektar ini, wisatawan bisa menikmati keindahan alam di tempat ini, sekaligus berolahraga. "Naik Bebek Onthel (perahu berbentuk bebek, red) membuat wisatawan tidak hanya refreshing tapi juga berolahraga," terang Doyok.
Wahana wisata ini hadir setiap hari mulai pukul 10.00 hingga sore hari. Tiket masuk pun cukup murah, yakni berkisar Rp 5.000. Namun banyak juga pengunjung yang datang malam hari dengan tujuan memancing.  Doyok bersyukur, respon wisatawan cukup bagus.
"Alhamdulillah banyak pengunjung yang datang berkali-kali. Awalnya datang sendiri, beberapa waktu lagi datang bersama-sama dengan keluarga, padahal dia berasal dari Banyuwangi," cerita Doyok.
Rata-rata tamu yang hadir terkesan dengan kondisi alam dan udara yang sejuk. Pengunjung sangat suka dengan alam yang terlihat asri dan alami, sama sekali tidak terlihat pohon ditebang. Di tempat ini, wisatawan juga bisa merasakanan enaknya masakan Warung Oyot yang khas.
"Hasil pancingan kalau mau diolah atau dimasak di warung Oyot juga bisa, tapi sementara baru ikan lele yang kita tebarkan di kolam. Dalam waktu dekat Mujair juga akan kita tebarkan juga," ujarnya. (dan/lim)

Berita Lainnya :