Pesona Danau Kawah Ijen Sejukkan Mata


Gunung Ijen menjadi destinasi wisata yang banyak dikunjungi. Terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, gunung ini sangat memesona. Berada di ketinggian 2779 Mdpl, gunung ini tak sekadar memikiki udara sejuk, tapi juga menawarkan pemandangan yang sangat indah. Lantaran itulah, banyak orang pun mendatangi Gunung Ijen, sebagai tempat untuk menghabiskan hari libur. Salah satunya adalah Rida Miana. Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UMM ini memilih Gunung Ijen sebagai tempat liburan saat pulang kampung.
 "Tadinya hanya mudik lebaran dan saat itu keluarga besar berkumpul, tiba-tiba muncul ide untuk ke Ijen," katanya.
Rida mengaku tak bisa menolak ajakan keluarga besarnya. Apalagi saat ide itu muncul dia langsung browsing, dan melihat pemandangan, di gunung tersebut luar biasa apik.
"Itung-itung juga nostalgia. Dulu beberapa kali ke sana (Gunung Ijen), "ungkapnya.
Rida bersama suami dan anak-anak serta keluarga besarnya pun berangkat. Dari Ketapang, Banyuwangi, mereka berangkat dengan memilih rute Bondowoso. Dia memilih rute tersebut karena akses jalannya yang lebih mudah, dan tidak terlalu menanjak. Singkat cerita, Rida dan rombongan sampai di penginapan. Tentu saja, Rida dan rombongan tidak langsung mendaki, tapi memilih istirahat lebih dulu. Ya maklum, tak semua yang ikut berwisata berusia muda. Tapi ada beberapa dari mereka sudah berumur.
"Kami  Istirahat dulu di penginapan, baru sekitar pukul 00.00 melanjutkan perjalanan ke pendakian, menuju puncak," ungkapnya.
Menurutnya, dari 17 orang yang ikut berwisata, hanya 11 saja yang melakukan pendakian ke puncak.
"Kami berangkat, tapi sebelumnya ada arahan-arahan untuk safety-nya. Terutama agar kami tak terpisah satu sama yang lain, apalagi jalan menuju sana cukup gelap," urainya.
Layaknya jalan di pegunungan, Rida dan rombongan melakukan pendakian. Jalan gelap, memang membuat perjalananya pun harus ekstra hati-hati. Setiap langkah diperhitungkan secara pasti. Tujuannya jelas, agar tak ada kendala selama perjalanan.
Sayangnya, Rida dan rombongan tak bisa melihat blue fire. Blue fire merupakan salah satu fenomena alam yang luar biasa. Fenomena api biru yang muncul dari kawah ini  hanya ada dua di dunia, yaitu di Ijen dan Islandia. Sehingga fenomena inipun betul-betul dinanti oleh wisatawan atau pengunjung.
Kendati demikian, bukan berarti Rida dan rombongan tak bisa menikmati pemandangan lain. Di puncak, wisatawan bisa melihat kawah yang memesona. Warna biru air kawah betul- betul menyejukkan mata, ditambah dengan asap yang keluar dari kawah, membuat danau besar ciptaan Tuhan ini sangat eksotis. Umumnya para wisatawan pun menggunakan kawah ini sebagai background untuk foto. Wisatawan juga bisa melihat matahari terbit. Sinar keemasan, dari matahari terbit membuat warna air di danau berkilau, dan pemandangan pun semakin indah. (ira/oci)