Pusat Kehidupan Bangsa Jin


TAK hanya bersejarah, Syphon Metro juga menyajikan kisah mistis. Dianggap sebagai tempat yang wingit alias angker, karena tidak jarang masyarakat melihat ular raksasa melintas. Ular tersebut dipercaya sebagai penjaga, selain adanya kepercayaan, jika tempat tersebut juga ditanami dua pusaka penjaga.
"Kalau bicara mitos, itu tergantung orangnya. Bisa percaya atau tidak," ujar Achmad Soleh.
Menurut dia, berdasarkan cerita para leluhurnya, Sungai Metro memang diyakini menjadi tempat lahirnya makhluk halus. Bahkan bukan hanya dirinya, dari beberapa cerita warga Kepanjen, Sungai Metro dan alirannya, adalah wilayah kerajaan bangsa jin.
Nah, katanya di area Syphon Metro itu adalah tempat atau pusat bangsa jin.
"Di situ seperti pasarnya," beber Aconk, warga Kepanjen yang mempercayai adanya mitos tersebut.
Sementara, di area Syphon Metro juga kerap melintas ular besar bermahkota. Terkadang melewati area anak tangga Syphon.
"Ada banyak cerita. Dulu katanya juga ditanam dua pusaka, yang menjadi penjaga Syphon ini. Kalau itu diambil, Syphon Metro bisa jebol," tambah Soleh.
Namun, dia menyerahkan semuanya kepada warga atau pengunjung. Bisa percaya atau tidak. Hanya saja dia berpesan, agar menjaga tutur kata dan tingkah laku ketika mendatangi area Syphon Metro.
"Dulu katanya sering ada sinden hilang, tetapi saya tidak tahu pasti, karena tidak mengalaminya. Kalau pas era saya, mungkin ada orang yang jatuh, terpeleset, itu sering. Karena memang medannya curam," terang dia.
Sehingga, Soleh berharap siapapun pengunjung berhati-hati. "Jangan bergurau berlebihan, jangan berteriak-teriak juga," tegas dia.
Sementara itu, berdasarkan pengakuan Gelandang Arema, Jayus Hariono yang kerap berlatih fisik di Syphon Metro, ada kepercayaan bila siapapun yang datang tidak boleh sombong. "Saya melihat sendiri. Ada teman saya tiba-tiba terpental, lalu menggelinding di setiap tangga Syphon ini. Sebelumnya, dia sempat sesumbar, kuat berlari sebanyak 20 kali di area ini," sebut Jayus. (ley/oci)

Berita Lainnya :