Tirta Gangga, Pemandian Raja-Raja Karangasem


MALANG – Rombongan Channel 3 Malang yang dipimpin Catur Priyo Sambodo, menikmati keindahan Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali pada pertengahan Maret lalu. Setelah mampir ke Pura Lempuyang, rombongan merapat ke Tirta Gangga, bekas Kerajaan Karangasem yang dihiasi pemandian.
“Setelah berwisata ke Pura Lempuyang, kami bergeser ke Tirta Gangga. Ini adalah tempat pemandian raja-raja Karangasem,” kata Catur kepada Malang Post. Menurutnya, kawasan ini tidak jauh dari Pura Lempuyang. Jaraknya juga dekat dengan Gunung Agung. Sehingga, masyarakat dan wisatawan, bisa melihat Gunung Agung dari Tirta Gangga.
Catur menyebut, Tirta Gangga megah dan luas. Lokasinya pun bersih serta terawat. Masyarakat sekitar dan pengelola Tirta Gangga, sangat menjaga kebersihan lokasi karena merupakan petirtaan para raja kuno Karangasem. Cuaca di Tirta Gangga juga terhitung dingin, karena letaknya ada di ketinggian.
“Begitu masuk dari gerbang utama, kami langsung disambut tempat pemandian ini. Lokasinya bagus dan luas, ikan di kolam besar-besar. Tempatnya pun bersih. Udaranya sejuk. Di sekitar Tirta Gangga, ada hutan dan pepohonan yang menambah kesan asri dan hijau,” sambung Catur.
Istana air Tirta Gangga memang dikenal dan menjadi salah satu atraksi utama di Karangasem selain Pura Lempuyang. Selain kolam air, Tirta Gangga terdiri dari kebun dan patung. Lokasinya terletak di areal persawahan masyarakat. Air yang mengaliri taman Tirta Gangga, berasal dari mata air bernama mata air Rejasa.
Taman air ini merupakan milik Kerajaan Karangasem. Kawasan ini memiliki luas 1,2 hektar, berbentuk memanjang. Tirta Gangga, terdiri dari tiga tingkatan. Pada bangunan tertinggi, ada mata air di bawah pohon beringin. Pada level dua, terdapat kolam renang. Sementara, kawasan yang dikunjungi Catur dan rombongannya, ada di lantai 3.
“Untuk masuk ke area wisata ini, per orang bayar Rp 40 ribu,” tutup Catur. (fin/oci)

Berita Lainnya :